Cara Flash Xiaomi Tanpa Ubl Dengan Mudah Dan Cepat

Apakah Anda memiliki smartphone yang mengalami masalah sistem atau ingin mengganti ROM-nya? Biasanya, untuk melakukan proses flashing pada , kita harus melakukan Unlock Bootloader (UBL) terlebih dahulu. Namun, tahap ini tidaklah mudah dan bisa memakan waktu yang cukup lama. Jangan khawatir, dalam artikel ini, kami akan membagikan cara flash tanpa UBL yang mudah dan cepat. Simak selengkapnya!

Apa itu Unlock Bootloader (UBL)?

Sebelum kita masuk ke cara flash tanpa UBL, mari kita pahami terlebih dahulu apa itu Unlock Bootloader. Unlock Bootloader adalah proses yang memungkinkan Anda menginstal ROM khusus, mengganti sistem operasi, atau melakukan modifikasi lainnya pada smartphone . Namun, proses UBL ini memiliki beberapa kelemahan, seperti kehilangan garansi, risiko brick (mati total), dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, ada metode alternatif untuk melakukan flashing tanpa UBL.

Cara Flash Xiaomi Tanpa UBL

Sekarang, mari kita bahas langkah-langkah cara flash tanpa UBL dengan mudah dan cepat. Pastikan Anda mengikuti setiap langkah dengan hati-hati untuk menghindari kesalahan.

Langkah 1: Persiapan

Pertama, pastikan Anda telah mengunduh ROM Fastboot untuk yang sesuai dengan tipe smartphone Anda. Anda dapat mengunduh ROM Fastboot resmi dari situs resmi atau dari forum Mi Community. Selain itu, pastikan baterai smartphone Anda terisi penuh atau setidaknya memiliki daya yang cukup, karena proses flashing membutuhkan daya yang cukup besar.

Langkah 2: Ekstrak ROM Fastboot

Kemudian, ekstrak file ROM Fastboot yang telah Anda unduh menggunakan aplikasi kompresi seperti WinRAR atau 7-Zip. Setelah diekstrak, Anda akan mendapatkan folder dengan berkas-berkas ROM di dalamnya.

Langkah 3: Aktifkan USB Debugging dan OEM Unlocking

Selanjutnya, aktifkan USB Debugging dan OEM Unlocking pada smartphone Anda. Caranya adalah dengan pergi ke Pengaturan > Tentang Telepon > Ketuk beberapa kali pada versi MIUI Anda untuk mengaktifkan mode Pengembang. Setelah itu, kembali ke Pengaturan, masuk ke Opsi Pengembang, dan aktifkan USB Debugging dan OEM Unlocking.

Langkah 4: Masuk ke Mode Fastboot

Setelah mengaktifkan USB Debugging dan OEM Unlocking, matikan smartphone Anda. Kemudian, tekan dan tahan tombol Volume Bawah dan tombol Power secara bersamaan untuk masuk ke Mode Fastboot. Pada layar akan muncul ikon Mi Bunny dan tulisan “Fastboot”.

Langkah 5: Sambungkan ke PC

Sambungkan smartphone Anda ke PC menggunakan kabel USB. Pastikan driver USB telah terinstal dengan benar pada PC Anda. Jika belum, Anda dapat mengunduh dan menginstal driver USB resmi dari situs resmi.

Langkah 6: Buka Mi Flash Tool

Sekarang, buka Mi Flash Tool yang telah Anda unduh sebelumnya. Pada Mi Flash Tool, klik pada “Select” dan arahkan ke folder tempat Anda mengekstrak ROM Fastboot tadi. Pilih file .tgz atau .tar yang ada di dalam folder tersebut.

Langkah 7: Mulai Flashing

Setelah memilih file ROM di Mi Flash Tool, klik pada tombol “Flash” untuk memulai proses flashing. Tunggu beberapa saat hingga proses selesai. Jangan melepas koneksi USB atau mematikan smartphone selama proses berlangsung.

Langkah 8: Selesai

Jika proses flashing telah selesai, akan muncul pesan “Success” di Mi Flash Tool. Sekarang, Anda dapat melepaskan kabel USB dan menyalakan kembali smartphone Anda. Selamat, Anda telah berhasil melakukan flash tanpa UBL!

Pertanyaan Umum (FAQ)

1. Apakah cara flash Xiaomi tanpa UBL aman?

Iya, cara flash tanpa UBL yang kami bagikan di artikel ini aman. Namun, pastikan Anda mengikuti langkah-langkah dengan hati-hati dan sesuai dengan petunjuk yang diberikan. Jika Anda melakukan kesalahan selama proses flashing, bisa menyebabkan kerusakan pada smartphone.

2. Apakah semua tipe Xiaomi bisa di-flash tanpa UBL?

Tidak, tidak semua tipe bisa di-flash tanpa UBL. Metode yang kami bagikan di artikel ini hanya berlaku untuk beberapa tipe saja. Pastikan Anda mencari informasi tentang tipe smartphone Anda sebelum melakukan proses flashing.

3. Apakah proses flashing tanpa UBL akan menghilangkan data di smartphone?

Ya, proses flashing tanpa UBL akan menghapus semua data yang ada di smartphone Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda melakukan backup data penting sebelum memulai proses flashing.

4. Bagaimana jika smartphone Xiaomi saya mengalami bootloop setelah proses flashing?

5. Apakah cara flash Xiaomi tanpa UBL bisa mengembalikan garansi?

Tidak, melakukan flashing pada smartphone tanpa UBL dapat menghilangkan garansi resmi dari . Jadi, pertimbangkan dengan baik sebelum melakukan proses flashing jika Anda masih ingin mempertahankan garansi smartphone Anda.

Kesimpulan

Demikianlah cara flash tanpa UBL yang mudah dan cepat. Dengan mengikuti langkah-langkah yang kami berikan, Anda dapat dengan mudah mengganti ROM Anda tanpa harus melakukan Unlock Bootloader. Namun, perlu diingat bahwa melakukan proses flashing berisiko dan dapat menyebabkan kerusakan pada smartphone jika tidak dilakukan dengan benar. Jadi, pastikan Anda mengikuti setiap langkah dengan hati-hati dan melakukan backup data sebelum memulai proses flashing. Semoga artikel ini bermanfaat dan berhasil membantu Anda!

diskesklungkung
diskesklungkung

Saya adalah penulis lulusan Universitas terkenal di Indonesia, Sebagai Co-Founder sekaligus Content Specialist di Diskesklungkung yang memiliki passion menulis artikel seputar HP, Laptop, dan Game.

Articles: 789

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *